MANADO – Wali Kota Manado, Andrei Angouw, melaksanakan kunjungan Safari Ramadan di wilayah Kecamatan Malalayang untuk menjalin kedekatan langsung dengan umat Muslim setempat. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat ukhuwah Islamiyah sekaligus menyerap aspirasi masyarakat di tengah suasana bulan suci. Oleh karena itu, momentum ini menjadi sarana penting bagi pemerintah kota untuk memastikan program pembangunan berjalan selaras dengan kebutuhan warga di tingkat akar rumput.
Andrei Angouw hadir bersama jajaran pejabat Pemerintah Kota Manado dan disambut hangat oleh tokoh agama serta jamaah masjid. Hasilnya, dialog interaktif antara pemimpin dan rakyat tercipta dalam suasana yang penuh kekeluargaan dan religius.
Membangun Semangat Kebersamaan dalam Keberagaman
Wali Kota menekankan bahwa kerukunan antarumat beragama merupakan modal utama dalam memajukan Kota Manado. Selain itu, beliau mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga toleransi dan saling menghormati selama menjalankan ibadah puasa. Dengan demikian, kondusivitas wilayah akan tetap terjaga sehingga program pelayanan publik dapat terlaksana secara maksimal tanpa hambatan sosial.
Pemerintah kota juga memanfaatkan kesempatan ini untuk mensosialisasikan berbagai program infrastruktur yang sedang berlangsung di wilayah Malalayang. Oleh sebab itu, dukungan aktif dari masyarakat sangat Wali Kota harapkan guna menjaga fasilitas publik yang telah terbangun. Langkah ini bertujuan agar setiap pembangunan memberikan manfaat jangka panjang bagi kesejahteraan seluruh warga tanpa terkecuali.
“Kami ingin memastikan kehadiran pemerintah terasa nyata di tengah masyarakat. Sebab, kolaborasi antara pemerintah dan rakyat adalah kunci untuk membangun Manado yang lebih hebat,” ujar Andrei Angouw saat memberikan sambutan.
Baca Juga:Polda Sulut Bersihkan Pantai Megamas Dukung Indonesia ASRI

Penyerahan Bantuan dan Santunan Sosial
Dalam rangkaian Safari Ramadan tersebut, Wali Kota juga menyerahkan bantuan sosial secara simbolis kepada pengurus masjid dan warga yang membutuhkan. Bahkan, pemberian santunan ini merupakan wujud kepedulian nyata pemerintah terhadap kelompok masyarakat rentan di bulan yang penuh berkah. Oleh karena itu, bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban ekonomi keluarga selama menjalankan ibadah puasa hingga hari raya nanti.
Masyarakat Malalayang menyambut positif kunjungan ini karena mereka bisa menyampaikan keluhan terkait kebersihan dan drainase secara langsung kepada Wali Kota. Dengan begitu, Andrei Angouw dapat memberikan instruksi instan kepada dinas terkait untuk segera melakukan penanganan di lapangan. Sinergi yang cepat dan tanggap seperti inilah yang terus pemerintah kota bangun demi kenyamanan hidup warga Manado.
Komitmen Pelayanan yang Inklusif
Pada akhirnya, Safari Ramadan di Malalayang ini menjadi bukti komitmen Andrei Angouw dalam menerapkan kepemimpinan yang inklusif bagi semua golongan. Hasilnya, rasa memiliki masyarakat terhadap kota semakin kuat seiring dengan keterbukaan akses komunikasi dengan pimpinannya. Pada akhirnya, Kota Manado akan terus tumbuh menjadi kota yang harmonis, maju, dan sejahtera bagi seluruh pemeluk agama.
Wali Kota mengajak semua pihak untuk menutup rangkaian Ramadan dengan semangat gotong royong dan kebaikan. Sebab, kemajuan sebuah kota hanya dapat kita raih melalui persatuan dan kerja keras seluruh lapisan masyarakatnya.





